MIU Login

El-Zawa UIN Malang Hadiri FGD Penguatan Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah Malang Raya

Malang – Lembaga Zakat dan Wakaf (El-Zawa) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Strategis Penguatan Ekonomi, Keuangan, dan Bisnis Islam di Malang Raya” yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB), Selasa (2/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, El-Zawa diwakili oleh Bendahara El-Zawa, Larasati Widiya, dan staf El-Zawa, Risal Hilmy Musthopa.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Utama FEB UB ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang ekonomi dan keuangan syariah, mulai dari regulator, industri keuangan syariah, lembaga zakat dan wakaf, hingga perguruan tinggi. Forum ini menjadi ruang diskusi bersama untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi, keuangan, dan bisnis Islam yang berkelanjutan di wilayah Malang Raya.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari pimpinan FEB UB selaku tuan rumah, dilanjutkan dengan sejumlah paparan pemantik dari berbagai instansi. Perwakilan Bank Indonesia Malang memaparkan kondisi terkini ekonomi dan keuangan syariah di Malang Raya, sementara OJK Malang menjelaskan perkembangan literasi dan inklusi jasa keuangan syariah. Paparan berikutnya disampaikan oleh Kementerian Agama terkait peran strategis dalam pengembangan ekosistem halal, zakat, wakaf, dan pendidikan Islam. Selain itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) turut memaparkan kontribusi perbankan syariah dalam mendukung pembiayaan ekonomi umat, serta BAZNAS dan LAZ yang menjelaskan penguatan sektor ZISWAF untuk pemberdayaan masyarakat.

Forum ini juga memberikan kesempatan kepada masing-masing lembaga untuk memperkenalkan program dan aktivitas yang telah dijalankan. Dalam sesi tersebut, Larasati Widiya memperkenalkan berbagai program unggulan El-Zawa UIN Malang, khususnya program-program yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial. Salah satu program prioritas yang disampaikan adalah BARIZA (Bantuan Ringan UKT El-Zawa) yang saat ini memberikan bantuan pembayaran UKT kepada sekitar 50 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang memenuhi kriteria penerima manfaat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta. Salah satu isu yang menjadi perhatian bersama adalah bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi muzakki serta membangun budaya berbagi di tengah masyarakat. Selain itu, peserta juga mendiskusikan strategi untuk mengubah pola pikir yang cenderung berorientasi sebagai penerima bantuan menjadi lebih produktif dan memiliki semangat untuk memberi serta memberdayakan sesama.

Melalui forum ini, peserta memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai berbagai program dan praktik baik yang telah dilakukan oleh masing-masing lembaga. Beragam paparan yang disampaikan tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam penguatan ekonomi umat melalui instrumen zakat, infak, sedekah, wakaf, pendidikan, serta layanan keuangan syariah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan soft sounding Program Studi Magister (S2) Ekonomi dan Bisnis Islam FEB UB yang diperkenalkan oleh pengelola program studi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Malang Raya.

Keikutsertaan El-Zawa dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat peran lembaga zakat dan wakaf dalam mendukung pembangunan ekonomi umat. Melalui kolaborasi yang terjalin antara regulator, industri, lembaga ZISWAF, dan perguruan tinggi, diharapkan ekosistem ekonomi syariah di Malang Raya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait